Selamat Datang, terima kasih telah berkunjung."Disini kita bukan untuk saling bersaing, kita ada disini untuk saling melengkapi"

27 Februari 2012

Levitasi gaya foto yang sedang nge-Trend

Levitasi merupakan teknik fotografi yang membuat sesuatu/seseorang memiliki kesan seolah-olah melayang tanpa menggunakan alat bantu. Seperti karya karya keren Natsumi Hayashi.


Tips membuat foto levitasi tanpa editing:
  • Fotografi levitasi berbeda dengan Jump Shot. Levitasi harus memperlihatkan model yang seakan melayang alami tanpa terlalu banyak ekspresi wajah.
  • Foto levitasi tanpa editing dapat dilakukan dengan kamera professional (DSLR) maupun kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam)
  • Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan tombol shutter, langsung menghasilkan beberapa jepretan sekaligus. Foto-foto hasil jepretan dengan Burst Mode dari kamera DSLR dapat dipilih mana yang paling pas mendapatkan moment “melayang”
  • Foto levitasi dapat dilakukan dengan kamera non-professional, namun lebih tricky karena mengandalkan ketepatan menekan tombol rana saat model melompat.
  • Pastikan cahaya cukup, agar bayangan terbentuk sehingga efek model sedang melayang lebih terlihat.
  • Gunakan shutter speed tinggi untuk menangkap model yg melayang dengan lebih fokus (freeze motion). Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
  • Gunakan low angle, agar model terlihat tinggi melayang.
Fotografi levitasi dengan editing, dilakukan dengan alat bantu berupa meja, kursi dan lain-lain. Model berpose melayang diatasnya, kemudian alat bantu tersebut dihilangkan dengan software seperti Photoshop, Gimp dll.

Disebarluaskan oleh : Joko Sun - "Berbagi Apa Saja"

Jokosun Kamu telah membaca artikel tentang Levitasi gaya foto yang sedang nge-Trend. Kamu boleh copy paste artikel ini. Jika di bawah artikel ditulis sumbernya, cantumkan sumbernya, jika tidak mohon cantumkan kode di bawah ini:

0 komentar:

Posting Komentar

Pedang yang tajam mengakibatkan luka yang dalam. Namun kata-kata yang tajam bisa melukai hati. Hati yang luka lebih sukar untuk menyembuhkannya.