Selamat Datang, terima kasih telah berkunjung."Disini kita bukan untuk saling bersaing, kita ada disini untuk saling melengkapi"

2 Agustus 2012

Saweran untuk sang walikota

Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, pasar gede ramai didatangi pembeli. Tak sampai berjejalan memang, tapi pembeli berlalu lalang hampir di setiap lorong pasar. Area parkir yang berada di sekeliling pasar juga sudah terlihat  penuh dengan kendaraan pengunjung.
Di tengah aktivitas jual beli itu, sekelompok pedagang menggelar aksi penggalangan dana untuk mendukung Walikota, Joko Widodo (Jokowi) yang maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Aksi dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi setiap sudut pasar sembari membawa salah satu alat gamelan yang terus dipukul. Diikuti pedagang lainnya yang membawa tenggok untuk wadah uang saweran, mereka berjalan dengan penuh semangat sembari meneriakkan sesuatu "Ayo bapak-bapak, ibu-ibu, nyawer-nyawer, untuk Pak Jokowi", ucap Suharni, 55 tahun, Jumat (27/7), yang saat itu turut dalam aksi penggalangan dana.

Pedagang buah Pasar Gede itu terus berjalan sembari meminta uang saweran ke sejumlah pengunjung dan pedagang pasar. Belum sampai satu jam, puluhan yang pun pecahan terkumpul. Uang saweran yang diberikan kepada mereka beragam, mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000 per orang.

Melihat aksi dukungan itu, sejumlah pedang di Pasar Gede tanpa ragu memberikan uang kepada peserta aksi. Sutan, 62 tahun misalnya, penjual makanan di Pasar Gede ini memberikan uang saweran Rp5.000. Ia sangat berharap semua bentuk dukungan yang diberikan  oleh pedagang  bisa mengantarkan Jokowi menuju DKI-1. "Saya senang saja kalau melihat Pak Jokowi sukses. Dia sangat baik dengan masyarakat di Solo, ya semoga di Jakarta nanti selalu baik-baik saja", harapnya.

Sumber: SOLOPOS/Ika Yuniati

Disebarluaskan oleh : Joko Sun - "Berbagi Apa Saja"

Jokosun Kamu telah membaca artikel tentang Saweran untuk sang walikota. Kamu boleh copy paste artikel ini. Jika di bawah artikel ditulis sumbernya, cantumkan sumbernya, jika tidak mohon cantumkan kode di bawah ini:

4 komentar:

  1. Pak Jokowi memang orang yang tepat pimpin Jakarta.. sederhana dan dekat dengan rakyat..hidup pak jokowi..hehehehe..

    BalasHapus
  2. kalau rakyat sudah bersatu menetapkan pilihannya, maka tidak ada yang bisa melawan :)

    BalasHapus

Pedang yang tajam mengakibatkan luka yang dalam. Namun kata-kata yang tajam bisa melukai hati. Hati yang luka lebih sukar untuk menyembuhkannya.